Eksistensi

Eksistensi
(Kenangan, masa depan dan tuhan )
+
"Apa itu tuhan" tanyamu.
+
Sementara alunan "Hold on my heart" - Phil Collins, lagu lawas album "We can't dance" dari grup band rock asal inggris, Genesis tahun 1992 menemani pagiku. Kusadari seperti kata Einstein bahwa kebodohan itu tanpa batas dan mungkin kita manusia memang terlahir bebal. Sampai kapan kita akan menyerah dan berhenti baku hantam memperebutkan tuhan. Sejarah telah mencatat selama ribuan tahun jutaan nyawa meregang atas nama tuhan. Dan sepertinya itu belum cukup hingga di era binary dan quantum ini kita bahkan masih memilih untuk tetap goblok demi ketidaktahuan dan keegoisan kita. Tuhan.
+
"Bagi banyak orang tuhan adalah hantu ketakutan, harapan dan ketidaktahuan, jawaban semu dari setiap persoalan yang tak terpahami. Simbol. Superman yang lahir dari ilusi pikiran kita sendiri." jawabku.
+
"Bagimu?" 
+
"Ketiadaan. Bersatunya materi dan anti materi hingga apapun yang lahir sebagai dualitas pikiran terhenti. Baik buruk, jauh dekat, atas bawah, derita bahagia, bahkan benar salah meng-hilang. Menyatu dalam dekapan dan senyum keabadian." jawabku.
+
Bumi masih berputar dan matahari pun perlahan meninggalkan fajar. Rutinitas keberadaan yang berabad-abad lalu melahirkan peradaban waktu. Ilusi. Durasi yang diciptakan pikiran hingga kita pun mengenal indah dan getirnya kenangan, harapan dan bayangan masa depan yang terlalu sering kita takutkan. Tanpa sadar. Hingga kita pun berlomba-lomba membabi - buta mengejarnya, tertatih-tatih dan berdarah-darah memperjuangkannya. Ketika kita sadar tubuh-tubuh telah legam menua ditikam usia. Hari telah senja dan kita pun terlambat menyadari bahwa semuanya tidak ada yang istimewa. Eksistensi semu.
+
RiaCaya
Bersama menuju keabadian.

POPULER

Tuhan

Konsekuensi

Peradaban

ANDROID

Install RiaCaya pada Android
Download

BUKU


Untuk pemesanan di sini


Untuk pemesanan di sini

RCPLAYER

Simple Musik Radio TV...
RCsetup (windows)
RCplayer (Android)

DONASI



BRI
No. rek: 6906-01-002323-53-9
a/n: Pujiyanti

TRANSLATE