Masa lalu
Masa lalu
(siklus, harapan dan cinta)
+
Malam. Aku masih bersama alunan "Send me angel" - Scorpion, "Once Again" - Kim na young, "Hold on my heart" - Phil Collins menjelajahi lembah-lembah sunyi yang dingin. Sebatang cigarette menyisakan asap yang melangit diujung keberadaannya. Menjadi abu. Kusadari bahwa perubahan lebih abadi dari keberadaan semesta itu sendiri.
+
"Om. Bagiku kau bukan pelarian." katamu.
+
Bagiku kau adalah dirimu. Perempuan egois yang rela menyakiti diri sendiri hanya untuk memahami harapan, laki-laki dan uang. Kehidupan. Terlalu banyak luka di sekujur tubuh dan jiwamu hingga waktu mempertemukan kita. Dan kau pun tanpa alasan mengijinkanku memunguti perih itu kemudian memuarakannya dalam semenit pelukan. Bersama.
+
"Selesaikanlah apapun yang pernah terjadi di masa lalu. Pengkhianatan, amarah, kekecewaan, dan sisa-sisa harapan. Sebab jika tidak dia akan selalu datang di masa depan meski dengan wajah dan persoalan yang lain. Re-inkarnasi" jawabku.
+
"Jangan biarkan pikiran memanipulasinya Sebab hanya orang bodoh yang akan selalu mengulang sejarah kelam dan terjerembab dilubang yang sama bertahun-tahun" lanjutku
+
Malam kian mempagi. Nada-nada usang masih mengalun dari barisan kode-kode binary Android menawarkan sebait mimpi. Aku kembali mengarungi samudra sunyi yang tak bertepi dan bersama bintang-bintang sekali lagi menyimpan kenangan. Kusadari bahwa terlalu banyak manusia menderita sebab mengira bahwa keinginan dan keegoisan adalah cinta.
+
RiaCaya
Bersama menuju keabadian


